Kegiatan Kormi Asahan Tahun 2025 Berbiaya Rp. 1 Miliar Dipertanyakan, Pemkab Asahan Diminta Transparan
Foto Ilustrasi

Sorot Kasus News – Asahan : Terkait kegiatan Komite Olahraga Kreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Asahan yang diselenggarakan pada tahun 2025 yang menelan biaya sebesar Rp. 1 miliar yang bersumber dari dana hibah, dan konon menjadi pertanyaan publik.
Kegiatan yang tersebut diselengarakan tepat nya di alun alun Rambate Rata Raya Kisaran terebut di duga hanya bentuk formalitas belaka, dan diduga kuat dijadikan ajang korupsi.
Dana hibah Kormi tersebut dikabarkan di tampung lewat dana Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah ( APBD ) Kabupaten Asahan.
Salah satu pegiat anti korupsi di Kabupaten Asahan, Syarifuddin Harahap bersama Ketua Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI) Asahan, Hendra Syahputra, meminta kepada Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Asahan harus mampu bersikap transparan dalam mengelola anggaran kegiatan Kormi tersebut.
“Bantuan dana hibah KORMI Asahan yang ditampung lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) ini dinilai tidak transparan soal pengelolaan keuangan terkait kegiatan yang pernah dilakukan,” ujarnya. (29/4/2026)

Ia juga mempertanyakan anggaran yang cukup fantastis tersebut dipergunakan untuk kegiatan apa – apa saja dan bagaimana Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) kepada penerima hibah ini, lanjutnya.
Menurutnya, kegiatan Kormi Asahan pada tahun 2025 yang lalu hanya ada satu kegiatan saja, yaitu pembukaan dan penutupan Marching Festival ke III tahun 2025.
Dengan anggaran menelan biaya senilai Rp.1 miliar ini diduga minim kegiatan, dan Itu dapat dilihat dari berbagai platform digital, seperti media sosial hingga media pemberitaan, tak pernah muncul di link berita, ujarnya.
Ditegaskan Hendra, dengan adanya dugaan praktik korupsi pada kegiatan Kormi Asahan Tahun 2025, yang di nilainya tak tepat sasaran, maka Ia akan melaporkan kasus ini ke aparat penegak hukum.
“Akan kita laporkan kasus ini, agar seluruh kegiatan Kormi yang lalu dapat di audit penggunaan anggarannya” Tegas Hendra
Menanggapi persoalan dana hibah KORMI yang tengah menjadi sorotan publik, Kepala Bidang (Kabid) Pemuda Olahraga Disporabudpar Kabupaten Asahan, Taufik yang dicoba dikonfirmasi melalui sambungan selularnya belum dapat berkomentar.
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar diminta harus mampu bersikap tegas dan transparan untuk dapat menjawab isu yang berkembang di lapangan, karena diduga adanya penggelembungan anggaran pada kegiatan Kormi tersebut.**Red/Zulham

