Wartawan Akan Gelar Aksi Demo Di Poldasu, Pelaku Penganiaya Dan Perintangan Jurnalis Bebas Berkeliaran
Foto Ilustrasi
Sorot Kasus News – Medan : Sejumlah organisasi Pers GNPF, PWI, Pewarta Polrestabes, Forwakum, AJH dan tokoh masyarakat mendesak pihak Kepolisian untuk segera mengungkap kasus kekerasan terhadap wartawan Elin.
Berdasarkan Laporan Polisi Nomor, LP/B/565/X/2025/SPKT/Polsek Patumbak/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara, tanggal 7 Oktober 2025 kasus ini terkesan jalan di tempat.
Pasalnya, para pelaku kekerasan / perintangan tersebut masih bebas berkeliaran dan belum ditangkap oleh pihak kepolisian Polsek Patumbak, Polrestabes Medan, Polda Sumut.
Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora saat dikonfirmasi via Whatsaap pada Sabtu (11/10/2025) terkait pelaku kekerasan dan perintangan wartawan Elin di PT UG bebas berkeliaran dan belum ditangkap, mengatakan akan dijadwal kumpul dan duduk bersama dengan rekan-rekan media termasuk korban.
“Akan kita jadwalkan duduk bersama dengan rekan-rekan media termasuk korban nanti ya “ Ucap Kompol Daulat singkat
Berdasarkan kasus kekerasan dan perintangan jurnalis di PT. UG belum terungkap, sejumlah wartawan/jurnalis di Sumut “Trituwa” (Tiga Tuntutan Wartawan) akan menggelar aksi damai di depan Mapoldasu, pada Rabu (15/10/2025) sekira pukul 10.00 Wib.
Dalam surat pemberitahuan aksi demonstrasi jurnalis Sumut “Trituwa” bernomor 001/Trituwa/X/2025 sudah dilayangkan ke Polda Sumut.
Adapun tuntutan dalam aksi damai tersebut, meminta untuk mengusut tuntas dan tangkap pelaku pemukulan serta intimidasi terhadap jurnalis saat melakukan peliputan di PT Universal Gloves (UG) pada Senin (6/10/2025),
Tuntutan kedua meminta mengusut tuntas dugaan keterlibatan aparat kepolisian yang membekingi PT. UG, Dan yang ketiga Copot Kapolsek Patumbak sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional atas tindakan bawahannya yang diduga membiarkan terjadinya kekerasan terhadap jurnalis.**Skn/Rais
BACA JUGA :

Kapolsek Tapung Raya, Kompol Bambang Dewanto, Bantah Di Wilayahnya Ada Arena Judi Tembak Ikan

Ada Apa Dengan Kapolres Kampar, Arena Judi Tembak Ikan Bebas Beroperasi di Wilayah Hukumnya

Terkait THM Berkedok Salon Neeta, LPAI Kabupaten Asahan Angkat Bicara

Ada Apa, Pemilik THM Berkedok Salon Neeta Yang Diduga Istri Siri Oknum Polisi Minta Pemberitaan Dihentikan, Ter...

Gawat, Wartawan SKN di Tawarin Rp.300 Ribu Untuk Menghentikan Pemberitaan THM Berkedok Salon di Kisaran




