Ketua Koperasi ABS Fadli Harun Bertemu Kakan ATR BPN Asahan Diskusi Tentang Program Tora Di Asahan
Foto : Ketua Koperasi ABS Fadli Harun Bertemu Kakan ATR BPN Asahan Pangihutan Manurung
Sorot Kasus News – Asahan : Terkait program Tanah Objek Reforma Agraria ( TORA ) Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Asahan Pangihutan Manurung berkomitmen akan memfokuskan pendataan para petani di Desa Alang Bonbon.
Sebagai pemegang peran penting dalam pengkoordinasian penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), Ia melihat ada potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan yang ada di Kabupaten Asahan.
Namun menurutnya, ada sebahagian daerah di beberapa kecamatan yang lahan tersebut di kuasai oleh masyarakat, dan terkendala dengan status lahan tersebut yang masih dalam kawasan hutan produksi konversi.
Baca Juga : Perkuat Program Sumber Tora Warga Rembuk Dengan Pemerintah Desa Padang Mahondang
“Saat ini tim yang dilapangan fokus untuk melakukan pendataan petani disana dan telah berkoordinasi dengan kepala desa Alang Bonbon” sebut nya (15/9/2026)
Dikatakannya, pihak nya telah berkordinasi dengan Parulian Panjaitan selaku Kepala Desa Alang Bonbon, agar para petani nanntinya akan diusulkan atau disesuiakan sebagai calon penerima sertifikat Tora dengan ketentuan lahan tersebut haruslah ada pembebasan terlebih dahulu dari kementerian kehutanan.
Sementara itu Fadli Harun Manurung yang diketahui sebagai ketua Koperasi Asahan Bina Sejahtera yang datang berkunjung ke kantor ATR BPN Asahan tersebut dalam agenda mendiskusikan terkait hal tersebut merasa bangga dengan sambutan dan respon positif dari Kepala Kantor ( Kakan ) ATR BPN Kabupaten Asahan itu.
Menurut Fadli Manurung, kehadiran Gugus Tugas Reforma Agraria ini dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat di desa Alang Bonbon sebagai calon penerima manfaat dalam program TORA.
“Tentunya hal ini adalah suatu perubahan yang baik untuk menata pertanian masyarakat dan kesejahteraan para petani nantinya setelah mendapatkan sertifikat TORA “ ungkapnya kepada awak media saat di temui di kantor ATR BPN Kabupaten Asahan.
Ia juga berharap, agar Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin segera menyambut program baik ini, karena menurutnya program ini dapat membuka peluang Pertanian yang terintegrasi dimana petani akan mendapat atau menerima sertifikat dari program TORA dan tentunya pemerintah pusat bisa melaksanakan Program Strategis Nasional (PSN) dibidang ketahanan pangan.
“Sebelum nya Pemkab Asahan melalui Wakil Bupati Asahan, Rianto telah membuka Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Asahan Tahun 2026 yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan pada beberapa waktu lalu, harusnya program ini dapat berjalan dengan baik, kerana sudah ada respon dari pihak pemerintahan setempat, bahkan saat itu hadir juga Kasdim 0208/As beberapa OPD dan juga di hadiri oleh Kepala ATR BPN Asahan” tutupnya.**Skn/FDM
BACA JUGA :

DPW IWOI Jakarta Desak Pemprov Pastikan Relokasi Warga, Selama 30 Tahun Terdampak Banjir di Gang Seruni

Perkuat Solidaritas Organisasi, DPD IWOI Deli Serdang, Silahturahim Ke Pengurus DPW DKI Jakarta

Kadinkes Kota Pekanbaru Sebut Ada Sebanyak 11,707 Warga Sakit Akibat Kabut Asap Kiriman

Kualitas Udara Semakin Memburuk, Pemko Pekanbaru Terapkan PJJ Selama 2 Hari

Milad Pengajian Al-Hidayah ke-47, DPD Kab Sergai Raih Juara Umum




