Agustus 6, 2026

Keluarga Korban : Winda Lorenza Maninggal Bukan Karena Bunuh Diri, Tetapi Diduga Di Tembak Oleh “ Mantan Suami “ Bripka IH

Keluarga Korban : Winda Lorenza Maninggal Bukan Karena Bunuh Diri, Tetapi Diduga Di Tembak Oleh “ Mantan Suami “ Bripka IH

Foto : Winda Lorenza Semasa Hidup

Sorot Kasus News – Medan : Winda Lorenza mantan istri anggota Polisi berinisial Bripka IH yang bertugas di Polsek Medan Sunggal Polrestabes Medan dikabarkan bunuh diri dengan cara menembakan dirinya dengan pistol mantan suaminya.

Hal itu terjadi pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 11.00 WIB di komplek perumahan Bumi Asri Kecamatan Medan Helvetia.

Berdasarkan informasi yang di kutip dari keluarga korban, ( Red – Ibu kandung ), hubungan rumah tanggal korban dengan Bripka IH telah pisah, sehingga korban selama ini menetap di rumah salah satu keluarga yang berada di kota Jakarta bersama anaknya.

Baca Juga :  Pelaku Pembunuhan Wanita Hamil di Lampung Berhasil Ditangkap, Ternyata Calon Suaminya Sendiri

Menurut ibu kandung korban, Yestin Laia alias Ina Winda Gowasa, sekitar bulan Mei 2026 yang lalu, Bripka IH menjemput anaknya ( Red – hasil pernikahannya dengan korban ) di Jakarta, lalu pada awal juni 2026 korban di jemput oleh ibu kandung Bripka IH, lantaran ada niat untuk rujuk kembali, dan dari saat itu korban bersama anaknya tinggal bersama dengan Bripka IH.

“Dia jemput anak ku ( Red – Winda Lorenza ) ke Jakarta, karena mereka ada niat untuk rujuk kembali” sebut Yestin Laila ibu kandung korban pada wartawan Sorot Kasus News. (04/8/2026)

Menurut pengakuan Yestin Laila, kematian anak nya terdapat banyak kejanggalan, karena menurutnya, Bripka IH melaporkan kepada keluarga sekitar jam 13.30 WIB, padahal Winda dikabarkan meninggal pukul 11.00 WIB.

Lebih lanjutnya Yestin menceritakan saat itu keluarga dilarang untuk melihat jenasah Winda, bahkan aparat dari pihak Kepolisian yang berjaga di lokasi melarang pihak keluarga untuk melihat.

“Banyak sekali janggalnya, kami ( Red – ibu Korban  dan keluraga ) dilarang oleh Polisi yang berjaga untuk melihat kondisi jenazah anak kami, selain itu, mantan suaminya ( Red – Bripka IH ) memberitahukan kami 2 jam setelah kejadian” Bebernya.

Ia juga menjelaskan, sejak hari ini lah ( 04/8/2026) pihak keluarga baru bisa melihat kondisi jasad Winda Lorenza, setelah dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

“Kalau Winda bunuh diri, kenapa ada bekas lebam berwarna biru kehitaman di kelopak matanya, jari dan di sekitar telapak kaki” herannya.

Sementara, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, kronologis kejadian tersebut pada saat itu, Bripka IH sedang beristirahat di salah satu ruangan di rumahnya, dan tas Bripka IH yang didalamnya berisi senjata api jenis pistol tersebut diletakan di atas meja.

Mengetahui pistol yang berada didalam tasnya sudah tidak ada, maka Bripka IH pun mencarinya, hingga akhirnya pistol tersebut diketahui sudah di ambil oleh korban.

“Akhirnya diketahui bahwa yang membawa adalah almarhum mantan istri yang bersangkutan. Pas dicek, almarhum sedang ada di kamar mandi,”Ujar Kombes Pol Ferry Walintukan seperti di kutip dari Kompas.com

Selain itu, Kombes Pol Ferry juga menyebutkan bahwa kemungkinan sempat terjadi komunikasi antara Bripka IH dan korban. Dan beberapa saat kemudian terdengar suara ledakan senjata api dari dalam kamar mandi yang dilakukan oleh korban sendiri.

Saat ini ibu kandung korban, Yestin Laia, berharap bantuan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Kapolda Sumatera Utara, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan untuk dapat membantu mengusut kasus kematian terhadap Winda yang dinilai tidak wajar.

“Kami sangat mengharapkan sekali, agar bapak Kapolri dan bapak kapoldasu bisa ikut turun tangan membantu mengusut kematian Winda, Kami menduga Winda mati karena di tembak sendiri oleh Bripka IH, Sebelum di tembak, kemungkinan ada penganiayaan yang dilakukan, karena terdapat lebam di sekujur tubuh” harapnya.**Skn/Samahato Buulolo

Bagikan Ke :