April 18, 2026
Beranda » GMBI Pesisir Barat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Puskesmas Pulau Pisang Yang Terkesan Asal Jadi

GMBI Pesisir Barat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Puskesmas Pulau Pisang Yang Terkesan Asal Jadi

Gmbi Pesisir Barat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Puskesmas Pulau Pisang Yang Terkesan Asal Jadi

Foto : Kondisi Proyek Pembangunan Rehabilitasi Gedung Pelayanan Puskesmas Pulau Pisang

Sorot Kasus News – Pesisir Barat : Terkait Pekerjaan Pembangunan Rehabilitasi Gedung Pelayanan Puskesmas Pulau Pisang dengan pagu anggaran Rp. 2.429.062,393, Plt.Ketua GMBI Pesisir Barat Sugeng Purnomo angkat bicara.

Pasalnya dari pengamatannya banyak terjadi kejanggalan yang di temukan terkait Pekerjaan Pembangunan Rehabilitasi Gedung Pelayanan Puskesmas Pulau Pisang yang dikerjakan oleh Cv. Atha Razka Kontruksi.

Baca Juga :  Kejaksaan Tinggi Sidak Proyek Rehabilitasi Irigasi Way Bumi Agung Di Kecamatan Sungkai Jaya, Begini Hasilnya

Salah satu kejanggalan yang dimaksud adanya material bangunan yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya ( RAB ), seperti pemakaian Besi untuk tiang cor yang memakai besi banci ukuran 6 inc yang tidak sesuai standar,Penggunaan Pasir didapat ada dua jenis Pasir yaitu Pasir Gunung dan Pasir Laut yang jelas jelas tidak layak untuk digunakan untuk Bangunan tersebut

“Kami temukan adanya material proyek yang tidak sesuai dengan RAB, seperti pemakaian besi cor dan lainnya yang tidak sesuai standard” Ucap Pakde sebutan akrab Sugeng Purnomo.

Dalam kasus ini, pihaknya akan menyurati secara resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait Pekerjaan Pembangunan Rehabilitasi Gedung Pelayanan Puskesmas Pulau Pisang.

Sebelumnya diketahui, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat pernah dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsAppnya, dengan enteng menjawab “ Silahkan konfirmasi ke pihak yang mengerjakan saja” jawabnya singkat.

Jawaban yang diberikan justru membuat dan menambah kecurigaan, seharusnya pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat selaku Pejabat Pembuat Komitmen dapat menindaklanjuti dan mengawasi jalannya pengerjaan proyek.

“Diduga kuat antara pihak penerima pekerjaan proyek dengan dinas kesehatan bekerja sama untuk melakukan praktik korupsi anggaran” Kesal Pakde

Plt. Ketua GMBI Pesisir Barat Sugeng Purnomo sangat menyayangkan sekali atas tindakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisi Barat yang anggap tidak peduli dengan temuan yang terjadi dilapangan, seharusnya pengerjaan proyek tersebut harus tetap diawasi, mengingat Dinas Kesehatan selaku  Pejabat Pembuat Komitmen.**Skn/Yopi

Bagikan Ke :