April 22, 2026
Beranda » Pembangunan Rehabilitasi Bangunan SDN 2 Mulyosari Diduga Di Mark Up

Pembangunan Rehabilitasi Bangunan SDN 2 Mulyosari Diduga Di Mark Up

Pembangunan Rehabilitasi Bangunan SDN 2 Mulyosari Diduga Di Mark Up

Foto : Plank Informasi Proyek Pengerjaan Rehabilitasi SDN 02 Mulyosari Lampung Selatan

Sorot Kasus News – Lampung Selatan : Dana pembangunan gedung rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) Negeri 02 Kabupaten Lampung Selatan diduga di mark up.

Pasalnya Rehabilitasi gedung SD Negeri 02 Mulyosari Kecamatan Tanjung Sari  Lampung Selatan di duga asal jadi, hal ini dibuktikan adanya matrial yang digunakan tidak memenuhi standar  untuk digunakan sebagai bahan bangunan.

Berdasarkan dari sumber informasi dilapangan, sumber anggaran rehabilitasi gedung bersumber dari dana APBN tahun 2025 dengan pagu anggaran sebesar Rp.1.017.310,274. yang di kelola oleh panitia pembangunan satuan Pendidikan.


Baca Juga : Perkuat Sinergitas, Kejari Lampung Barat dan Kodim 0422/Lampung Barat Laksanakan Apel Gabungan


Pantauan tim investigasi Sorot Kasus News dilapangan, bahan bangunan yang digunakan menggunakan pasir yang bercampur dengan lumpur, tentunya hal ini tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Saat mencoba untuk mengetahui lebih dalam tentang material yang digunakan, tim investigasi mencoba bertanya kepada salah satu pekerja yang ada.

“Kami tidak tau, kami hanya pekerja sesuai yang di arahkan oleh kepala tukang, masalah material dari mana atau seperti apa kami tidak mengetahuinya” Sebut salah satu pekerja yang tak ingin namanya diberitakan.

Dikethui kepala tukang rehabilitasi gedung SD Negeri 02 diduga bernama Alafian, suami dari kepala sekolah ( Kepsek ) SD Negeri 02 Mulyosari.

Hingga berita ini lansir, Alafian tidak dapat menjawab pertanyaan wartawan terkait bahan material yang digunakan untuk pembangunan rehabilitasi gedung SD Negeri 02 Mulyosari.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan belum dapat di konfirmasi terkait hal ini.**Skn/Yopi

Bagikan Ke :
Baca Juga :  Warga Sukajadi Pekanbaru Keluhkan Jalan Rusak Dan Banjir, Begini Keluhan Mereka