April 22, 2026
Beranda » Aksi Domo Tolak Kenaikan Tunjangan DPR RI Di Lampung Berjalan Kondusif

Aksi Domo Tolak Kenaikan Tunjangan DPR RI Di Lampung Berjalan Kondusif

Aksi Domo Tolak Kenaikan Tunjangan DPR RI Di Lampung Berjalan Kondusif

Foto : Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari

Sorot Kasus News – Lampung : Gelombang aksi penolakan terhadap kebijakan kenaikan tunjangan anggota DPR RI digelar serentak di empat wilayah Provinsi Lampung, Senin (1/9/2025).

Meski diikuti ribuan massa dari berbagai elemen, seluruh rangkaian unjuk rasa berlangsung tertib dan damai.

Aksi terpusat di halaman DPRD Provinsi Lampung, Kota Bandar Lampung, dengan jumlah massa terbesar sekitar 7.000 orang. Sementara itu, di Kota Metro, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Way Kanan, jumlah peserta aksi berkisar 200–300 orang.


Baca Juga : Personel TNI Berhasil Mengamankan Tiga Pemuda Dan Beberapa Rekannya Membawa Bom Molotov


Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, menyebut situasi keamanan tetap terkendali sejak awal hingga massa membubarkan diri pada sore hari.

“Alhamdulillah, seluruh aksi di empat titik berjalan aman, tertib, dan tanpa adanya kericuhan,” ujarnya.

Peserta aksi terdiri dari berbagai unsur, mulai dari mahasiswa, komunitas ojek online, buruh, hingga petani. Mereka menyuarakan penolakan dengan orasi, spanduk, dan doa bersama.


Baca Juga : Massa HMI Riau Gelar Aksi Demo Didepan Mapolda Riau, Begini Tuntutannya


Atas situasi kondusif tersebut, pihak kepolisian mengapresiasi sikap kooperatif para peserta aksi.

“Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang memilih jalur damai dalam menyampaikan aspirasi. Ini bukti bahwa Lampung bisa menjaga demokrasi dengan bermartabat,” kata Yuni.

Ia menambahkan, seluruh tuntutan dan aspirasi masyarakat akan diteruskan oleh pemerintah daerah kepada pemerintah pusat.

“Seperti disampaikan Bapak Gubernur, semua masukan hari ini akan dikirimkan ke pusat untuk menjadi perhatian bersama,” tandasnya.**Skn/Irfan

Bagikan Ke :
Baca Juga :  Hati Hati, Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 Sudah Di Mulai, 7 Pelanggaran Yang Menjadi Prioritas