Prostitusi Berkedok Lapo Tuak Marak Di Lampung Timur, Begini Kata Ketua GML – IB
Sorot Kasus News – Lampung Timur : Maraknya bisnis prostitusi berkedok lapo tuak di Kabupaten Lampung Timur kian mengkhawatirkan banyak pihak.
Pasalnya adanya dugaan praktik bisnis esek esek yang berada di salah satu rumah warga Desa Tambah Dadi, Kecamatan Purbolinggo terkesan tak tersentuh hukum yang sudah beroperasi bertahun tahun.
WD salah satu pemilik lapo tuak kepada watawan yang saat itu sedang melakukan undercover ( Red – Penyamaran ) mengatakan kalau usaha yang digelutinya sudah berjalan tiga tahun.
Tak hanya menyajikan minuman beralkohol berjenis tuak, WD juga menyediakan bilik bilik kamar kencan untuk menyalurkan urusan arus bawah lengkap dengan layanan para pekerja seks komersial ( PSK )
“Sekali kencan sewa kamarnya Rp.50 ribu, nanti cewek nya bisa kita panggil“ Ucap WD
Mengenai tingkat keamanan dalam hal razia penyakit masyamarakat, WD mengatakan ditempat usaha yang di milikinya aman dari adanya razia yang di lakukan oleh pihak Pemerintah, dan Kepolisian.
“Tenang saja bang, Satpol PP dan Polisi paling ke sini hanya himbauan dan sosialisasi, aman itu bang, belum pernah kami di sini di gerebek” Sebut WD
Ditempat terpisah, Ketua DPD Gema Masyarakat Lokal Indonesia Bersatu (GML-IB) Lampung Timur, Safarudin, menaruh rasa prihatin terhadap kondisi sosial di wilayah itu. Menurutnya, hal ini akan berdampak serius bagi lingkungan sekitar khususnya generasi muda.
“Saya sangat menyayangkan kenapa bisnis prostitusi berkedok lapo tuak seperti ini dibiarkan begitu saja, ini akan berdampak negatif tentunya di tengah masyarakat, saya fikir pihak pemerintah wajib melakukan ekstra pengawasan yang lebih mendalam lagi” Pintanya.
Lebih lanjut Safarudin mengatakan, pihaknya meminta keseriusan seluruh stake holder untuk mengatasi masalah sosial di wilayah berjuluk Bumei Tuwah Bepadan itu untuk menertibkan keberadaan PSK di Lapo-lapo tuak melalui Perda.**Skn/Rusli
BACA JUGA :

DPW IWOI Jakarta Desak Pemprov Pastikan Relokasi Warga, Selama 30 Tahun Terdampak Banjir di Gang Seruni

Perkuat Solidaritas Organisasi, DPD IWOI Deli Serdang, Silahturahim Ke Pengurus DPW DKI Jakarta

Kadinkes Kota Pekanbaru Sebut Ada Sebanyak 11,707 Warga Sakit Akibat Kabut Asap Kiriman

Kualitas Udara Semakin Memburuk, Pemko Pekanbaru Terapkan PJJ Selama 2 Hari

Milad Pengajian Al-Hidayah ke-47, DPD Kab Sergai Raih Juara Umum




