April 18, 2026
Beranda » Gubernur Aceh, Peluang Investasi Aceh Tertuju Pada Investor Negara Timur Tengah

Gubernur Aceh, Peluang Investasi Aceh Tertuju Pada Investor Negara Timur Tengah

Gubernur Aceh, Peluang Investasi Aceh Tertuju Pada Investor Negara Timur Tengah

Sorot Kasus News – Aceh : Para investor negara timur tengah mengundang Gubernur Aceh Muzakir Manaf ( Mualem ) berkumpul di Kota suci Makkah tepatnya di Villa Jabal Khandamah Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi. (16/10/2025)

Para investor yang terdiri dari negara timur tengah itu tak lain  berasal dari Arab Saudi, Qatar, Sudan, Kuwait dan Uni Emirate Arab.

Baca Juga :  Ganja Seberat 200 Kg, Asal Gayo Aceh Tujuan Medan Berhasil Digagalkan BNN Provinsi Sumut

Disela usai menjalankan ibadah Umrah di kota Makkah Al Mukarromah, Mualem bersama Staf Khusus Hubungan Luar Negeri, M. Fauzan Kamil, dan Staf Khusus Teuku Irsyadi, hadir dalam pertemuan tersebut.

Mualem memaparkan peluang investasi di Aceh, di antaranya pertambangan, minyak bumi, batu bara, tambang emas hingga biji besi. Gubernur juga menyampaikan peluang di sektor pertanian dan perkebunan Aceh.

Dirinya mengajak para investor membangun pabrik minyak kelapa sawit dan pabrik olahan ikan, serbuk kayu wood pellet, pabrik biomassa di Aceh. Selain itu, Mualem mengajak investor berinvestasi untuk mendirikan maskapai di Aceh.

Staf Khusus Hubungan Luar Negeri, M. Fauzan Kamil mengatakan dalam pertemuan itu ada Sadeen Albait Group Arab Saudi yang menyatakan akan berinvestasi investasi di bidang energy biomass, dan perusahaan kuwait AlBarrak yang siap berinvestasi di bidang pembangunan pabrik pengolahan minyak kelapa sawit dan pabrik ikan kaleng.

“Para Investor juga menyatakan akan datang ke Aceh dalam waktu dekat untuk implementasi investasi undangan Gubernur Aceh,” kata Fauzan.

Dalam kesempatan yang sama hadir juga Dekan Fakultas Bahasa Arab Universitas Ummul Qura. Ia menyatakan akan bekerjasama dengan Pemerintah Aceh untuk program beasiswa pendidikan putra putri Aceh di Universitas Ummul Qura Makkah.

Secara terpisah, Dewan Ekonomi Aceh (DEA) Nurlis Effendi menyatakan segera menindaklanjuti seluruh ruang masuknya investor yang telah dibuka oleh Gubernur Aceh.

Ditambahkannya, saat ini Tim DEA telah berangkat ke China, yaitu Sekjen DEA Ismail Rasyid dan Koordinator DEA Abdul Jalil, untuk survey alat-alat berat yang akan digunakan untuk pengembangan Pelabuhan Krueng Geukuh, Aceh Utara.**Red/999

Bagikan Ke :