Aneh, TKP “Salon Netta” Wanita Muda Meninggal Akibat Diduga Over Dosis Tak Terpasang Police Line
Foto Ilustrasi
Sorot Kasus News – Asahan : Seorang wanita muda yang diduga sebagai Lady Companion ( LC ) di Kisaran meregang nyawa lantaran diduga karena over dosis setelah mengkonsumsi narkoba di salah satu ruangan karaoke yang berada di kawasan komplek Graha Kisaran pada Senin dini hari 12 Oktober 2026 sekitar pukul 01.30 Wib.
Berdasarkan pantauan tim awak media lapangan, lokasi tersebut berkedok sebagai tempat usaha salon, lantaran pada gedung tersebut terlihat plank dengan merek Salon Netta yang melayani berbagai keperluan perawatan kecantikan, seperti rebonding, smothing, cream bath, masker, pangkas, lulur, cat rambut, dll.
Namun ironisnya tempat tersebut malah digunakan sebagai sarana tempat hiburan malam, hingga terdengar kabar ada seorang wanita muda yang diketahui bernama Wiwit Ardianti warga Jalan Paria Lingkungan VIII, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan diduga mengalami over dosis setelah mengkonsumsi narkoba di lokasi tersebut.
Baca Juga : Wanita Muda Meninggal Dunia Diduga Akibat Over Dosis “Narkoba” di Salah Satu THM di Kisaran
Menurut informasi yang beredar, wanita malang tersebut sebelum nya bersama dengan teman teman nya sedang menemai tamu ( Red – Pengunjung Pria ) didalam salah satu ruangan karaoke di Salon Netta.
Namun selang beberapa saat kemudian Wiwit pun dikabarkan terjatuh di dalam toilet dan tak sadarkan diri, hingga akhirnya harus dilarikan ke Rumah Sakit Bunda Mulia yang tak jauh dari lokasi tersebut.
Setelah berada di rumah sakit, akhirnya Wiwit pun dinyatakan meninggal dunia, namun secara pasti sampai saat ini, kabar meninggalnya Wiwit belum dapat dipastikan apakah lantaran karena over dosis setelah mengkonsumsi narkoba atau faktar lain.
Kanit Jatanras Polres Asahan, Ipda Rafi Kurnia Putra saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp membenarkan peristiwa tersebut, Ia mengatakan kasus nya sedang di tangani dan masih dilakukan proses penyelidikan.
“Ya benar, sekarang kasusnya sedang dalam proses penyelidikan dan terhadap korban saat ini sedang dilakukan autopsi di TebingTinggi,” ujar Ipda Rafi Kurnia Putra.
Pantauan dilokasi, terlihat di THM Karaoke Netta Komplek Graha Kisaran sedang tutup di gembok pemiliknya tanpa adanya pemasangan garis polisi dan aktivitas dilokasi lumpuh total tak seperti biasanya.
Tak hanya itu, lokasi THM Karaoke Netta ini tak jauh dari Kantor Bupati Asahan, Rumah Ibadah, Perkantoran Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Kantor Institusi penegakan hukum lainnya.
Menanggapi kasus ini, masyarakat setempat meminta polisi segera mengusutya termasuk pemeriksaan terhadap pemilik Karoke Netta, para tamu dan teman-teman yang menemani korban saat berada dalam satu ruangan tersebut, ujar warga setempat.
“Kami minta kasus ini diusut dari mana asal muasal barang haram itu diperoleh, siapa yang cekoki, siapa pengedar dan penjualnya sehingga bebas beredar didalam ruangan karaoke. Hal ini tak terlepas tanggungjawab dari pengusaha,” ucap warga.
Selain itu warga juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) terkait, seperti dinas Satpol PP, Dinas Perizinan, dan Pariwisata Kabupaten Asahan segera di evaluasi terkait izin usaha tempat tersebut, dan batas jam operasionalnya, bahkan pajak retribusinya harus dapat dilakukan evaluasi.
“Bupati atau wakilnya harusnya respon dengan kasus ini, padahal sudah berkali kali masyarakat mempersoalkan tentang keberadaan tempat hiburan malam di kota Kisaran, tapi sepertinya kedua pemimpin kita ini sibuk dengan kegiatan seremonial, periksa semua OPD terkait, ada apa dibalik semua ini” cetus warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi tersebut.
Ia juga meminta pihak Aparat Penegak Hukum ( APH ) untuk terus mengusut kasus ini, apakah dilokasi tersebut dijadikan sebagai tempat sarana peredaran narkoba, jika terbukti segera tangkap pemilik tempat tersebut.**Red/Zulham
BACA JUGA :

Kapolsek Tapung Raya, Kompol Bambang Dewanto, Bantah Di Wilayahnya Ada Arena Judi Tembak Ikan

Ada Apa Dengan Kapolres Kampar, Arena Judi Tembak Ikan Bebas Beroperasi di Wilayah Hukumnya

Terkait THM Berkedok Salon Neeta, LPAI Kabupaten Asahan Angkat Bicara

Ada Apa, Pemilik THM Berkedok Salon Neeta Yang Diduga Istri Siri Oknum Polisi Minta Pemberitaan Dihentikan, Ter...

Gawat, Wartawan SKN di Tawarin Rp.300 Ribu Untuk Menghentikan Pemberitaan THM Berkedok Salon di Kisaran




