Mei 22, 2026
Beranda » Camat Kisaran Barat Fasilitasi Nenek Arbiana Lantara Tak Punya Biaya Berobat Di RSUD HAMS Kisaran

Camat Kisaran Barat Fasilitasi Nenek Arbiana Lantara Tak Punya Biaya Berobat Di RSUD HAMS Kisaran

Camat Kisaran Barat Fasilitasi Nenek Arbiana Lantara Tak Punya Biaya Berobat Di RSUD HAMS Kisaran

Foto : Kondisi Nek Arbaina Kusmiati (72) tahun merupakan warga Kelurahan Kisaran Barat saat dirawat di IGD RSUD HAMS Kisaran

Sorot Kasus News – Asahan : Tidak mempunyai biaya untuk berobat, Camat Kota Kisaran Barat memfasilitasi perawatan medis terhadap seorang nenek yang di ketahui bernama Arbiana Kusmiati ke Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdul Manan Simatupang ( RSUD HAMS ) di Kisaran.

Sebelumnya kabar informasi tersebut, terkait ada salah satu warga yang tak memiliki biaya untuk berobat itu datang nya dari masyarakat, sehingga mendengar kabar tersebut, Camat Kisara Barat Rahmad Aris Munandar segera meresponnya dengan cepat.

Baca Juga :  Pentingnya Sinergitas Penguatan Tugas KLA, Wakil Bupati Asahan Tekankan Hal Ini

“Saya mengucapkan terima kasih atas laporan yang saya terima dari masyarakat, sehingga saya tau dan dapat bertindak cepat, saat ini nenek Arbiana sudah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit” Sebutnya saat di konfirmasi wartawan. (20/5/2026)

Berdasarkan informasi yang di kutip dilapangan, Nenek Arbiana itu berusia 72 tahun warga Kelurahan Kisaran Barat, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Asahan, Sumatera Utara, hidup sebatang kara tanpa memiliki keluarga, dan tergolong dari keluarga yang tidak mampu.

“Dengan kondisinya seperti itu, jangankan berjalan, buang air besar dan kecilpun kesulitan apalagi untuk biaya makan sehari-hari tak terbayangkan olehnya. Biaya untuk makan sehari-hari saja dari jiran tetangga,” ucap Zainal yang diketahui merupakan warga setempat.

Haris menjelaskan, ini salah satu Visi dan misi Pemkab Asahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos dan Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, MAP.

Visi pembangunan daerah  adalah “Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan”. Visi ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata, memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kerukunan sosial, terang Aris.

“Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan menetapkan beberapa misi utama, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, sehat, dan berkarakter,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur RSUD HAMS Kisaran, dr Kurniadi Sebayang, menjelaskan bagi warga lanjut usia (lansia) yang membutuhkan perawatan medis mendesak namun tidak memiliki biaya, manfaatkan fasilitas jaminan kesehatan gratis (BPJS PBI) atau jalur darurat dari pemerintah, jelasnya.

Pilihan penanganan tercepat di sekitar Asahan yaitu jalur darurat jika butuh perawatan segera membawa langsung ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD HAMS Kisaran. Jika si nenek tidak terdaftar BPJS, pihak keluarga bisa mendaftarkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah saat perawatan.

“Sampaikan kepada bagian administrasi, Puskesmas, Rumah Sakit bahwa pasien yang berasal dari keluarga tidak mampu, dapat mengurus BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) program ini menggratiskan iuran bulanan yang ditanggung oleh pemerintah,” jelasnya.

Syarat berkas, kata dia, siapkan KTP, Kartu Keluarga (KK) dan buat Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan, Desa dengan surat pengantar dari Kepala Lingkungan atau Kepala Dusun.

Bawa berkasnya ke kantor Desa atau Kelurahan setempat agar namanya adapat didaftarkan kedalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos), tuturnya.

Jika masih mengalami kendala atau penolakan, pemohon ini bisa meminta surat rujukan ke puskesmas terdekat di wilayah Asahan untuk mendapatkan rekomendasi keringanan biaya. Selain itu, masyarakat juga dapat melaporkan kondisi darurat ini kepada Dinas Sosial Kabupaten Asahan, tutupnya. **Red/Zulham

Bagikan Ke :