Tim Deninteldam Kodam XIX Tuanku Tambusai Gagalkan Penyeludupan Pangan Ilegal
Foto : Tim Deninteldam Kodam XIX/TT Saat Mengamankan ABK Dan Puluhan Ton Pangan Ilegal

Sorot Kasus News – Pekanbaru : Tim Detasemen Intelijen Komando Daerah Militer ( Deninteldam ) Kodam XIX Tuanku Tambusai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan komoditas pangan ilegal di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.(1/4/2026)
Penangkapan tersebut dilakukan terhadap satu unit kapal kayu KM. Anisa 89 GT 33 yang kedapatan melakukan aktivitas bongkar muat di jalur tidak resmi di Tembilahan.
Dari hasil penangkapan itu, tim Deninteldam berhasil mengamankan 1 unit kapal dan seluruh anak buah kapal ( ABK )beserta barang bukti berupa bawang merah, bawang putih, bawang bombay, serta cabe kering dengan total seberat mencapai 48,390 Kilogram.
“Dari hasil penangkapan tersebut, berhasil mengamankan 48.39 Ton bawang merah, bawang putih, bawang bombay, serta cabe kering” Ucap Kapendam XIX/TT Letkol MF Rangkuti.
Dijelaskannya, dalam operasi tersebut, Puluhan ton bahan pangan ilegal tersebut diketahui tanpa disertai dokumen resmi.

Keberhasilan ini tidak hanya menyelamatkan potensi kerugian negara, tetapi juga mencegah peredaran komoditas ilegal yang berisiko mengganggu stabilitas harga dan merugikan petani lokal.
“Hal ini tidak hanya menyelamatkan potensi kerugian pada keuangan negara saja, tetapi akan mempengaruhi stabilitas harga yang dapat merugikan petani lokal” Tambahnya.
Kapendam XIX /TT juga menegaskan, pentingnya kehadiran TNI AD dalam mendukung pengawasan distribusi pangan khususnya di wilayah Riau.
Sebagai tindak lanjut, barang bukti dengan total berat 48,39 ton itu secara resmi telah diserahkan kepada Balai Karantina Provinsi Riau guna proses penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kodam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan akan terus meningkatkan intensitas operasi dan pengawasan di wilayah pesisir, khususnya pada jalur-jalur tidak resmi yang rawan dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal, serta memperkuat sinergi lintas instansi dalam menjaga stabilitas pangan dan keamanan wilayah.**Red/999/Pendam XIX TT

