Politeknik Negeri Bengkalis Adakan Giat PKM Terkait Pelatihan Penggunaan Aplikasi Diagnosa Awal Stunting.
Foto : Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Yang Diadakan Oleh Politeknik Negeri Bengkalis Jurusan Teknik Informatika

Sorot Kasus News – Bengkalis : Politeknik Negeri Bengkalis Jurusan Teknik Informatika laksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Lab Multimedia Jurusan Teknik Informatika.
Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat khusunya ibu ibu dari Desa Penampi, Kecamatan Bengkalis, Bengkalis Provinsi Riau.
Tujuan kegiatan merupakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi untuk pemantauan kesehatan terutama pada kesehatan balita.
Ketua PKM Niky Hardinata, M.Kom, Dosen Jurusan Teknik Informatika memberikan sosialisasi sekaligus pelatihan penggunaan aplikasi diagnosa awal stunting dan status gizi balita berbasis mobile langsung kepada peserta yang hadir.
Baca Juga : Pemko Pekanbaru Hadirkan Prog. Gerakan Pangan Murah, Begini Programnya

Selain Niky Hardinata, kegiatan juga di hadiri oleh tim yang terdiri dari Fajar Ratnawati, M.Cs, Supendi, S.Kom, serta dua mahasiswa Jurusan Teknik Informatika.
Dikatakannya, Aplikasi yang dirancang untuk membantu orang tua melakukan pemantauan dini terhadap kondisi gizi dan potensi stunting pada anak, sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan atau penanganan yang tepat sejak dini
“Ini sangat berguna bagi ,karena dapat membantu untuk melakukan pemantauan dini terhadap kondisi gizi dan potensi stunting pada anak” Ucapnya
Seluruh peserta diberikan panduan langkah demi langkah, mulai dari instalasi aplikasi, penginputan data balita, hingga interpretasi hasil diagnosa awal, baik itu untuk diagnosa stunting maupun status gizi balita.
Baca Juga : Atasi Pedagang Kaki Lima Liar, Wali Kota Pekanbaru Tempatkan Satpol PP Di Setiap Kecamatan
Berdasarkan dari pantauan, antusia peserta begitu tinggi, banyak nya peserta yang aktif bertanya, sehingga banyak nya masukan dan ide baru yang di dapat dari para peserta.
“Antusias masyarakat cukup tinggi, sehingga para peserta ingin mencoba langsung fitur fitur yang ada pada aplikasi, selain itu banyak juga masukan dan ide ide baru” Tambahnya Niky Hardinata
Melalui kegiatan ini, Niky Hardinata berharap kegiatan ini dapat menekan upaya penurunan angka stunting di wilayah Kabupaten Bengkalis sekaligus mendorong masyarakat agar lebih memahami tentang teknologi dalam bidang kesehatan.**Skn/EB

