Lapor Pak, Dua Malam Listrik Padam Di Kendari, Kok Bisa ?
Foto Ilustrasi Pemadaman Listrik
Sorot Kasus News – Kendari : Sejak dua hari berturut turut warga Kendari merasakan dampak pemadaman listrik, yang membuat warga mengeluh dan merasa tidak nyaman.
Salah satu warga Devi mengatakan pemadaman listrik sebelumnya tidak ada pemberitahuan sehingga banyak warga tidak dapat mempersiapkan lampu emergensi atau pun lilin.
“Seharusnya kan ada pengumuman dari PLN, sekarang tidak ada jadi kita gelap-gelapan dalam rumah,” Kesal Devi
Hal serupa juga disampaikan oleh Hasyim, pemilik warung makan di Kendari, dirinya sangat terganggu dengan adanya pemadaman listrik tanpa pemberitahuan sebelum nya.
“Jelas sangat terganggu, apalagi listrik padam cukup lama di tengah malam. Semua peralatan bergantung pada aliran listrik, dan biasanya pembeli di malam hari lumayan banyak,” tegas Hasyim.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kendari Munawir mengatakan pemadaman listrik di sebagian wilayah Kendari disebabkan oleh cuaca ekstrem di sekitar Kolaka dan Kolaka Utara.
“Pemadaman akibat Sambaran petir mengenai jaringan sehingga terputus aliran energi dari pembangkit” Terang Munawir
Munawir juga mengacu pada informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, yang memprediksi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai guntur dan angin kencang di Sulawesi Tenggara selama periode 2-8 Mei 2025.
Dirinya juga telah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengapresiasi pengertian dari pelanggan.**Red/Skn
BACA JUGA :

Pt. Samakta Indo Mandiri Diduga Berikan Keterangan Palsu “Positif Narkoba” Untuk Memecat Karyawannya

Praktisi Hukum Soroti Biaya Visum RSUD HAMS Kisaran Untuk Proses Lidik Atas Kasus Korban Kekerasan Seksual, Min...

Ketum DPP IWO Indonesia Minta Penyidik Polresta Kerawang Harus Tetap Objektif dan Independen Terkait Penanganan...

Barcode Absensi 177 Desa Rp. 3,5 Juta Per Unit Diduga Mark-Up, Inspektorat dan Kejaksaan Turun Tangan Lakukan P...

Pemkab Dianggap Tutup Mata, Biaya Visum dan Medical Check-Up RSUD HAMS Kisaran Diduga Dijadikan Ajang Korupsi




