Sejumlah Kepsek Di Riau Resah Ada Issue Mutasi, Begini Respon Kadisdik Prov. Riau
Foto : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Erisman Yahya

Sorot Kasus News – Pekanbaru : Beredar issue adanya mutasi dikalangan Kepala Sekolah ( Kepsek ) di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau membuat sebagian Kepala Sekolah risau.
Tidak hanya itu, issue tentang mutasi kepsek juga di sisipkan dengan adanya issue bayar jabatan yang sengaja di sebarkan oleh orang yang tak bertanggung jawab.
Menyikapi persoalan ini, Kepala Dinas ( Kadis ) Pendidikan Provinsi Riau Erisman Yahya angkat bicara, dengan tegas dirinya menyatakan itu adalah informasi hoaxs, dan sengaja di sebar luaskan untuk menimbulkan keresahan di lingkungan kepsek, baik tingkat SMA ataupun SMK yang ada di Riau.
“Itu tidak benar, jangan mau percaya dengan oknum yang menawarkan jabatan untuk menjadi Kepala Sekolah dengan membayar atau imbalan apapun” Tegas Erisman.
Dikatakan Erisman, untuk menempati jabatan kepala sekolah tidak perlu mebayar, Karena hal itu juga telah ditegaskan oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dalam surat edarannya.

Erisman Yahya juga menyampaikan, Gubernur Riau telah meluncurkan program Gerakan Riau Rindang Bermarwah (Gurindam), bertujuan agar sekolah ikut dalam kegiatan Riau hijau, dan aktif menanam, juga harus menjadi bagian dari ketahanan pangan.
“Kalau ada lahan yang kosong di lingkungan sekolah, maka manfaatkanlah lahan tersebut agar dapat bermanfaat bagi sekolah itu sendiri dan masyarakat” Jelasnya.
Tidak hanya itu, Erisman juga menambahkan, sekolah harus mendukung program gerakan Riau bersih dan program melestarikan budaya Melayu.
“Di mana bumi di pijak di situ langit dijunjung, Namun kita tidak berbicara masalah suku, tetapi budaya yang ada di Riau ini adalah Melayu yang harus berama sama di lestarikan” Tambahnya
Erisman juga menegaskan, Jika program yang diluncurkan oleh Gubernur Riau ini benar benar dijalan kan, tentu hal ini menjadi penilaian tersendiri melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau.
“Tunjukan hasil kinerja yang baik, ikutin arahan pak Gubernur, jangan terpengaruh oleh issue yang tidak dapat dipertanggung jawabkan, apa lagi harus membayar untuk menempati jabatan Kepsek” Tegasnya,**Red/999

