Mei 11, 2026
Beranda » Ketua Forwaka Asahan : Polres Asahan Harus Lebih Serius Memberantas POD Getar Yang Mengandung Cairan Narkotika

Ketua Forwaka Asahan : Polres Asahan Harus Lebih Serius Memberantas POD Getar Yang Mengandung Cairan Narkotika

Ketua Forwaka Asahan : Polres Asahan Harus Lebih Serius Memberantas POD Getar Yang Mengandung Cairan Narkotika

Foto : Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Asahan Dolly Dien Simbolon

Sorot Kasus News – Asahan : Memasuki bulan ke 4 tahun 2026, penjualan pod getar mirip vave mengandung narkotika beredar dipasar gelap di wilayah Kabupaten Asahan, khususnya seputaran Kota Kisaran. Polres Asahan diminta segera untuk melakukan penindakan atas peredaran barang haram tersebut.

Menurut data yang di himpun dilapangan, sepanjang  tahun 2025 sampai Februari 2026 Satres Narkoba Polres Asahan berhasil mengamankan setidaknya 2,690 catridge vape yang mengandung cairan zat berbahaya narkotika, dengan 4 orang pelaku yang berhasil diamankan.

Baca Juga :  Kasi Humas Polres Asahan Diduga Melakukan Intimidasi Dan Upaya Memecah Persatuan Insan Pers Asahan

Hal ini tentu saja menjadi tanda tanya besar dan perbincangan hangat masyarakat khususnya kalangan jurnalis di Kabupaten Asahan. Apakah pengungkapan kasus itu justru semakin mendongkrak peredaran barang haram tersebut atau malah sebaliknya.

Mengetahui hal ini, Ketua Forum Wartawan Kejaksaan ( Forwaka ) Dolly Dien Simbolon angkat bicar.

“Memang banyak ditangkapi, tapi kenapa bisa semakin marak beredar, bahkan seperti jual kacang goreng ( Red – Secara terang terangan ), Harusnya makin banyak ditangkapi makin sediklah peredarannya,” cetus Dolly Simbolon, kepada sejumlah wartawan, Senin(6/2/2026) di Kisaran.

Ditambahkannya, Seharusnya pihak Satres Narkoba Polres Asahan dapat memberantas peredaran pod getar di Asahan ini,  Karena jika ini terus dibiarkan akan berdampak negative bagi generasi muda di Asahan.

“Pod getar ini beda sama narkoba yang lain. Dia lebih berkelas karena dipadu dengan vape, bisa dimana saja digunakan dan tak perlu harus ditempat yang tertutup. Jadi, masyarakat juga harus waspada terhadap peredaran pod getar di Asahan ini,” Tambahnya

“Saya harap pihak Satres Narkoba Polres Asahan segera bertindak sebelum banyak remaja menjadi korban akibat barang yang lagi trend ini,” tegas Dolly yang juga sebagai Ketua Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Asahan.

Berdasarkan sumber dilapangan,  cairan super kelas yang beredar ini adalah merk pod getar yang diminati saat ini yakni narkoba, Yakuza, Ki-pods dan Lamborghini 88.

“Soal harga ya bervariasi. Ada yang Rp.2,2 juta langsung liquid dan ada Rp.1,2 juta hingga Rp. 1,8 juta tanpa liquid,” ujar beberapa sumber.

Menanggapi maraknya peredaran pod getar di Kota Kisaran ini, Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani yang dicoba dikonfirmasi beberapa wartawan lewat WhatsApp menjawab, terimakasih infonya pak. Kami tindaklanjuti (tinjut) dengan melakukan penyelidikan atas info dimaksud, balas Revi.**Red/Zulham

Bagikan Ke :