Maret 6, 2026
Beranda » Dua dari Lima Tersangka Kasus Narkoba Diduga diLepas, Kasat Narkoba Sebut Itu Rehab

Dua dari Lima Tersangka Kasus Narkoba Diduga diLepas, Kasat Narkoba Sebut Itu Rehab

Dua dari Lima Tersangka Kasus Narkoba Diduga diLepas, Kasat Narkoba Sebut Itu Rehab

Foto : Lima tersangka kasus narkoba saat diamankan di Mapolres Asahan.

Sorot Kasus News – Asahan : Beredar kabar, dua dari lima tersangka terlibat kasus narkoba yang dirilis Polres Asahan baru-baru ini dilepas. Informasi itu diperoleh  dari warga Kelurahan Sentang, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Asahan, Sumatera Utara (Sumut).

“Tadi malam (red-malam Sabtu) itu, saya sempat melihat keduanya dan satu orang dari tersangka sedang berboncengan dengan istrinya menggunakan sepeda motor,” ucap warga melalui WhatsApp, Sabtu (28/2/2026) di Kisaran.

Baca Juga :  Misteri Raibnya Eks Kantor KNPI Kabupaten Asahan, Mantan Ketua Bambang Siswanto dan Agus Ramanda Angkat Bicara

Sumber lain juga mengungkapkan jika ke lima tersangka yang diduga terlibat kasus narkoba yang sempat ditahan di Polres Asahan ini dilepas.

Untuk memastikan informasi itu benar atau tidak, Kasat Narkoba Polres Asahan, AKP Mulyoto, SH, yang coba dikonfirmasi dari seberang telepon menjawab ada rupanya yang dilepas. Makanya jangan asal bilang dulu dilepas, katanya.

“Ini yang nangkap tim sus dan bahan keterangan (Baket) nya ngak ada dikirim ke kita. Ngak ada tersangka narkoba itu main lepas-lepas. Kalau dia pengguna direhab dan kalau bandar ditahan. Jadi gak ada dilepas, itu aja. Coba cek ke KBO karena dia wasidik nya,” ujar AKP Mulyoto.

Sementara, Timsus Anti Narkoba Polsek Kota Kisaran, Ipda Kamaida Sugari, mengaku jika dua dari lima tersangka ini direhab (red-asesmen) dan barang buktinya (BB) nya kita serahkan ke Satnarkoba Polres Asahan. Mungkin saja baketnya saat itu gak sampai ke Kasat, katanya.

“Tersangka AS (35) dan J (38) ini direhab. Sedangkan terhadap tersangka oknum PNS Heri Zuhri (48), SH (30) seorang pecatan TNI dan TRR (27) kasusnya lanjut,” terang Ipda Komeda.

Rilis sebelumnya, Tim khusus (Timsus) Anti Narkoba Polres Asahan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Lima pria diamankan dalam penggerebekan dramatis disebuah kamar kost di wilayah Dam Lingkungan II, Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Minggu (22/2/2026) sekira pukul 10.00 Wib.

Informasi awal yang diterima petugas menyebutkan lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi sekaligus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Saat dilakukan penyergapan, petugas mendapati lima pria berada didalam kamar kost.

Salah satu tersangka berinisial HZ (48), seorang PNS, ditemukan sedang duduk didepan meja. Di atas meja terdapat satu kotak rokok berisi satu plastik klip sabu seberat 1,21 gram dan 1 bungkus plastik klip kosong serta satu unit handphone. Dari kantong celananya turut diamankan uang tunai Rp.150 ribu yang diduga hasil transaksi.

Penggeledahan kemudian berlanjut dan dari atas rak kayu ditemukan satu kotak hitam berisi sembilan plastik klip sabu dengan berat bruto 2,32 gram dan 1 bungkus plastik klip kosong yang diakui milik tersangka SH (30) seorang pecatan TNI,  Dari tangan SH, polisi juga menyita uang tunai Rp.150 ribu yang diduga hasil penjualan.

Tersangka lainnya, TRR (27), diketahui berperan membantu penjualan dan menerima uang dari tersangka HZ, Sementara AS (35) dan J (38) berada di lokasi untuk mengonsumsi sabu yang dibeli dari HZ melalui perantara TRR.

Secara keseluruhan, petugas mengamankan barang bukti berupa 10 plastik klip sabu dengan total berat bruto 3,53 gram, dua bungkus plastik klip kosong, uang tunai Rp305 ribu, serta lima unit handphone.

Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, SH, SIK, MH, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba, siapa pun latar belakangnya.

“Kami berkomitmen menindak tegas setiap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Tidak ada toleransi. Narkoba adalah musuh bersama,” tegas Kapolres.

Saat ini kelima tersangka telah diamankan di Sat Narkoba Polres Asahan untuk menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik juga tengah melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polres Asahan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di wilayah hukum Kabupaten Asahan.**Red/Zulham

Bagikan Ke :