Ketua Forwaka Minta Seluruh SPPG Di Kab. Asahan Segera Di Evaluasi Dan Dilakukan Audit
Foto Ilustrasi : Ketua Forwaka Asahan Dolly Simbolon ( Kiri ) Bersama Ketua Satgas MBG Asahan Rianto ( Kanan )
Sorot Kasus News – Asahan : Ketua Forwaka (Forum Wartawan Kejaksaan) Asahan, Dolly Simbolon mendukung Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk mengusut tuntas dugaan praktik korupsi di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) serta meminta agar dilakukan evaluasi dan audit terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di wilayah Kabupaten Asahan.
Dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan, Jumat 5 Juni 2026, Dolly Simbolon mengatakan, sebagai Sosial Kontrol Forwaka memiliki komitmen terhadap pengawasan kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan yang bersih, Forwaka Asahan menilai persoalan dugaan korupsi di tubuh BGN harus menjadi perhatian serius.
Ia berharap, pengusutan kasus tersebut tidak boleh berhenti hanya pada penetapan tiga mantan pejabat BGN saja yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka, namun itu justru harus menjadi pintu masuk untuk mengungkap seluruh yang terlibat, termasuk para pihak yang diduga menikmati aliran dana tersebut.
Selain dugaan korupsi pada sejumlah pengadaan barang dan jasa di lingkungan BGN, Dolly Simbolon secara khusus menyoroti dugaan korupsi yang timbul dari praktik jual beli titik SPPG atau wilayah pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), yang mana dugaan itu diketahui berdasarkan informasi dan temuan dari penyidik.
“Kami menegaskan bahwa program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat tidak boleh dicederai oleh praktik-praktik korupsi. Jika benar terdapat penyimpangan, maka harus diusut tuntas tanpa pandang bulu demi menjaga kepercayaan publik,” Ujar Dolly Simbolon.
Berkaitan dengan itu, Dolly Simbolon juga mendesak agar aparat penegak hukum, inspektorat, dan lembaga terkait untuk melakukan audit terhadap seluruh SPPG yang beroperasi di wilayah Kabupaten Asahan.
“Forwaka Asahan juga meminta agar dilakukan evaluasi dan audit secara terbuka terhadap pengelolaan anggaran, mekanisme pengadaan, distribusi program, hingga kualitas pelayanan yang diberikan oleh setiap SPPG di wilayah Kabupaten Asahan,”tegas Dolly Simbolon
Menurutnya, audit tersebut sangat penting guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran. “Serta bebas dari praktik penyalahgunaan anggaran,”pungkasnya.**Red/Zuham

